Laboratorium Antropologi Untuk Riset dan Aksi

LAURA (Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi) merupakan tim kerja di bawah Departemen Antropologi yang menghasilkan kajian kebudayaan yang berguna untuk mewujudkan masyarakat yang berbudaya, menjunjung tinggi keanekaragaman budaya, menghargai kearifan lokal, nilai-nilai kemanusiaan universal, melalui riset terapan dan kebijakan, pendidikan/pelatihan, dan program-program aksi.

Tujuan

  1. Terwujudnya masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang universal dan terekspresi dalam berbagai macam budaya lokal.
  2. Terwujudnya masyarakat multikultural di Indonesia.
  3. Terwujudnya hak-hak ekonomi dan sosial pada masyarakat dan etnik dan komunitas yang termarjinalkan.
  4. Terwujudnya masyarakat yang adaptif, arif, dan mampu mengantisipasi perubahan iklim.
  5. Terwujudnya masyarakat yang menjunjung tinggi kemandirian dan keswadayaan.
  6. Terwujudnya masyarakat yang menghargai keadilan dan kesetaraan.

Riwayat Penelitian

2010-2015            REDD+ in Comparative Perspektive

2010                       Partisipasi Perempuan dalam Pemulihan Kondisi Paska Erupsi Merapi

2011                       Survey Sosial Transportasi di Kota Yogyakarta

2011-2012            Pendekatan Antropologi dalam Keragaman Sistem Pengetahuan Masyarakat Lereng Gunung Merapi

2012                       Kajian Perlindungan Ekspresi Keragaman Budaya

2013                       Model Development of Strengthen Community Participation and Support to Improve Children’s Access to Education Quality

2014                       Studi Akulturasi Budaya di Indonesia

2015                       Model Development of Strengthen Community Participation and Support to Improve Children’s Access to Education Quality

2017                       Menggerakkan Adat Melawan Boros, Penelitian Tentang Budaya Hidup Hemat di Sumba Barat.

2017                       Penelitian Pelestarian Cagar Budaya di Kalimantan Tengah