• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat IT
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Surel
  • Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Sekilas Pandang
    • Dosen
    • Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Antropologi Budaya (S1)
      • Pendaftaran
      • Kurikulum
      • Ujian Skripsi dan Yudisium
    • Magister Antropologi (S2)
      • Pendaftaran
      • Kurikulum
      • Ujian Tesis dan Yudisium
    • Doktor Antropologi (S3)
      • Pendaftaran
      • Kurikulum
      • Tahapan Perkuliahan
    • Pendukung Pembelajaran
      • Titen
  • Riset Publikasi & Kepustakaan
    • Kerja Sama
      • Internasional
      • Nasional
    • Penelitian & Publikasi
      • Ringkasan Kebijakan
      • Plantation Life
    • Pelatihan & Pengabdian Masyarakat
    • Lembaran Antropologi
    • Laboratorium Antropologi
    • Perpustakaan Antropologi
    • Newsletter
  • Kemahasiswaan
    • International Student
      • International Student Application
      • Global Mobility Erasmus +
      • Credit Conversion Guide
    • Tim Penelitian Lapangan
    • Keluarga Mahasiswa Antropologi
    • Ruang Kerja Mahasiswa
    • Alumni
    • Lowongan Karir
  • Akreditasi
    • Appendix ACQUIN
    • Akreditasi Nasional
  • Kontak
  • Home
  • Berita

Simposium Internasional JAI & Festival Adat Istiadat Dan Seni Budaya: “The Use And Abuse of Diversity: Anthropological Responses To The Threat of Disintegration”

  • Berita
  • 5 Juli 2019, 16.03
  • Oleh : m.alifaiq

Tahun 2019 merupakan momentum bangsa Indonesia pesta demokrasi dan pemilihan umum, dan selama beberapa bulan menjelang dan pasca Pemilihan Umum (Pemilu) kita dapat merasakan dan mengamati suasana sosial-politik yang semakin memanas. Hal ini ditandai dengan dialog tentang ideologi nasional, pembangunan dan hasil-hasilnya, ketidaksetaraan sosial ekonomi, dan persoalan-persoalan politik lainnya. Dilandasi oleh latar belakang ini, Simposium Internasional Jurnal Antropologi Indonesia Ke-7 ingin memanfaatkan momentum ini sebagai arena refleksi komunitas antropologi untuk menguji dan memberikan kontribusi terhadap masalah disintegrasi nasional.

Simposium ini merupakan acara reguler yang diselenggarakan oleh Jurnal Antropologi Indonesia, sebuah jurnal yang diterbitkan oleh Departemen Antropologi Universitas Indonesia sejak 1969, dan akan dilaksanakan bersama Departemen Antropologi Universitas Gadjah Mada dengan tema besar, “The Use and Abuse of Diversity: Anthropological Responses to the Threat of Disintegration”. Acara ini akan dilaksanakan di Gedung Soegondo Lt. 5 dan 7, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 23 Juli hingga 26 Juli 2019 mendatang.

Adapun, simposium internasional ketujuh ini akan menghadirkan lima pembicara utama nasional dan internasional dengan keberagaman latar belakang akademik. Para akademisi ahli Indonesia dan Asia Tenggara ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih akademis yang sejalan dengan tema besar simposium internasional ini. Selain itu, akan berlangsung 21 panel dengan tema-tema sebagai berikut:

  1. Dealing With Diversity in (Digital) Urban Contexts: From Concepts to Engagement (Bergelut dengan Keragaman dalam Dunia Digital Konteks Perkotaan)
  2. Mediating Piety: Hadhrami Religious Authority in a Changing Indonesia (Penghubung Kesalehan: Otoritas Keagamaan Hadrami dalam Indonesia yang Berubah)
  3. Disintegration from within? Marginal Groups and the failure of Indonesia as a Common Project (Disintegrasi dari Dalam? Kelompok-kelompok Marginal dan Kegagalan Indonesia sebagai Proyek Bersama)
  4. Role of Digital Ethnography in Indonesian Online Society (Peran Etnografi Digital dalam Masyarakat Daring Indonesia)
  5. Dependence and Displacement (Ketergantungan dan Ketersingkiran)
  6. The Use and Abuse of Drinking Culture (Penggunaan dan Penyalahgunaan Budaya Minum)
  7. Moral Politics of Nationhood: Examining The Politics of Diversity and The Management of Unity (Politik Moral Kebangsaan: Telaah Politik Keragaman dan Pengelolaan Kesatuan)
  8. The Dynamic of the Interaction between the Modern Medical System and the Traditional Medical System: Finding a Way for Establishing a Harmonious Collaboration of the Two Systems for the Social Justice for the People (Dinamika Interaksi antara Sistem Kesehatan Moderen dan Tradisional: Menemukan Kolaborasi yang Harmonis antara Dua sistem kesehatan yang berkeadilan)
  9. Anthropology and The Recentralization of Natural Resource Policies (Antropologi dan Resentralisasi Kebijakan Sumberdaya Alam)
  10. Structuring Diversity: Values, Political-Economic Order and InterSocietal Relation in an Indonesian Archipelago (Strukturasi Keragaman: Nilai, Tata Politik Ekonomi dan Hubungan antarMasyarakat di Kepulauan Indonesia)
  11. The State of Anthropology of Indonesian Education: Critical Reflections on Theories and Methods (Kondisi Antropologi Pendidikan Indonesia: Refleksi Kritis atas Teori dan Metode)
  12. Methodological Dilemma on Studying Diversity (Dilema Metodologis dalam Studi Keragaman)
  13. Collective Violence, Peace Building and Reconciliation: Anthropological Perspective (Kekerasan Kolektif, Pembangunan Perdamaian dan Rekonsiliasi: Perspektif Antropologi)
  14. Rethinking the Politics of Difference in Indonesia: Ethnicity, Religion, Class Relations (Memikir Ulang Politik Keragaman di Indonesia: Etnisitas, Agama, dan Hubungan- hubungan Kelas)
  15. Host, Guest and Stranger: Exoticization and Exploitation at Tourism Indonesian Practice (Tuan Rumah, Tamu, dan Orang Asing: Eksotisisasi dan Eksploitasi Praktik Pariwisata di Indonesia)
  16. Digital Ethnography – Do we need offline approach? (Etnografi Digital, Apakah Kita Memerlukan Pendekatan Luring?)
  17. Oral Tradition in the Discourse of Ethnic, Race, and Religion Diversity (Tradisi Lisan dalam Wacana Keragaman Etnis, Ras, dan Agama)
  18. On The Making of Commodities Under Category: Resource Exploitation (Pencipataan Komoditas dalam Eksploitasi Sumber Daya)
  19. Beyond Disciplinary Diversity and Debates in Parallel Universes Anthropology and Political Science in Conversation (Melampaui Keragaman dan Perdebatan Disiplin Ilmu dalam “Parallel Universes”: Antropologi dan Ilmu Politik dalam Perbincangan)
  20. Governmental Practices in Indonesia: Non-Calculative Modality, State Power and the (Im)Possibility of Politics (Praktik-praktik Kepemerintahan di Indonesia: Modalitas non-kalkulatif, Kuasa Negara, dan Ke(tidak)mungkinan Politik), dan
  21. Youth and Social Life of Chemicals (Anak Muda dan Kehidupan Sosial Zat Kimiawi).

 

Melalui Simposium Internasional JAI 2019 ini, diharapkan para pakar dan praktisi kebudayaan dapat memberikan kontribusi kepada pemikiran alternatif mengenai bagaimana menjawab berbagai tantangan zaman ke depan dalam mewujudkan integrasi nasional, dan khususnya kebhinekatunggalikaan, di tengah meluasnya arus globalisasi, meningkatnya gerakan fundamentalisme, dan krisis-krisis kemanusiaan lainnya. Sejalan dengan acara ini, akan turut diadakan festival adat dan seni budaya untuk menyemarakkan kebhinekatunggal-ikaan Indonesia yang menjadi semangat acara ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jadwal, rangkaian, dan rincian acara, silakan klik di sini atau menghubungi email simposiumjai@gmail.com dan antropologi@ugm.ac.id

 

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Related Posts

Pengumuman Seleksi Tridem Freiburg-Koln 2026

Beasiswa PenelitianBerita Jumat, 10 April 2026

Bersama ini kami sampaikan hasil kerja Dewan Penilai terhadap 7 (tujuh) peserta seleksi Tridem Freiburg 2026 yang telah melalui rangkaian seleksi berupa proposal dan wawancara.
Berdasarkan evaluasi yang seksama, sistematis, dan netral, Dewan Penilai memberikan nilai tertinggi kepada:

  • Ayesha Nuriya Hanan
  • Bernadien Pramudita Tantya Kirana
  • Athagiina Imela Sharira Hanung
  • Raden Ahmad Imam Surya 

Keempat mahasiswa akan segera dihubungi oleh Kesekretariatan Departemen Antropologi terkait informasi lebih lanjut.
Kepada kawan-kawan lain yang sudah mengikuti seleksi, disampaikan terima kasih banyak atas antusiasmenya.

Pengumuman Dosen Pembimbing Hasil Seminar Proposal S1 Antropologi Budaya Semester Genap 2025/2026

AkademikBerita Jumat, 10 April 2026

Diberitahukan kepada mahasiswa S1 Antropologi Budaya yang sudah mengikuti Seminar Proposal Skripsi pada 6 April 2026, berikut kami informasikan tentang pembagian daftar mahasiswa bimbingan beserta dengan dosen pembimbing skripsi:

Hasil Seminar Proposal Skripsi Genap 2025

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Setelah seminar proposal, mahasiswa diharapkan untuk segera melakukan revisi proposal sebelum melakukan pembimbingan awal dengan dosen pembimbing yang sudah ditentukan.

Teknis Pelaksanaan Sempro S2 Antropologi Semester Genap 2025/2026

AkademikBerita Kamis, 9 April 2026

Diberitahukan kepada mahasiswa S2 Antropologi yang telah mengirimkan berkas dan proposal untuk mengikuti seminar proposal semester genap tahun ajaran 2025/2026. Adapun informasi terkait waktu, tempat pelaksanaan sempro adalah sebagai berikut:

Kamis, 16 April 2026

  • Kluster Empowerment (Ruang Baca Departemen/511)mulai pukul 08.30-10.00 WIB
  • Kluster Adat (Ruang Baca Departemen/511) mulai pukul 10.00-11.00 WIB
  • Kluster Materialities: Economy, Infrastucture and Arts  mulai pukul (Ruang Baca Departemen/511) 11.00-12.00 WIB
  • Kluster Ecology (Ruang Baca Departemen/511) mulai pukul 13.00-14.30 WIB
  • Kluster Education and Religiosity (Ruang Baca Departemen/511) mulai pukul 14.30-15.30 WIB
  • Kluster Caring: Body, Foodways, Mental (Ruang Baca Departemen/511) mulai pukul 15.30-16.30 WIB

Pembagian kluster bisa dilihat melalui tautan berikut: http://ugm.id/PembagianKlusterSemproS2Genap2025

Mahasiswa dimohon untuk mengupload PPT materi Seminar pada link berikut:
http://ugm.id/PengumpulanMateriSemproS2Genap2025

.

Teknis Pelaksanaan Sempro S1 Antropologi Budaya UGM Semester Genap 2025/2026

AkademikBerita Senin, 30 Maret 2026

Diberitahukan kepada mahasiswa S1 Antropologi Budaya yang telah mengirimkan berkas dan proposal untuk mengikuti seminar proposal semester genap tahun ajaran 2025/2026. Adapun informasi terkait waktu, tempat pelaksanaan sempro adalah sebagai berikut:

Senin, 6 April 2026

  • Kluster Media dan Diri Ruang Soegondo 511/Ruang Baca Departemen Antropologi; Pukul 08.00 – 09.30 WIB
  • Kluster Kaum Muda dengan Komunitas Ruang Soegondo 514/Ruang Lembaran Antropologi; Pukul 08.30 – 10.00 WIB
  • Kluster Perawatan dan Ruang Aman Ruang Soegondo 511/Ruang Baca Departemen Antropologi; Pukul 10.00 – 11.30 WIB
  • Kluster Perspektif Ruang Hidup Ruang Soegondo 511/Ruang Baca Departemen Antropologi; Pukul 13.00 – 14.30 WIB
  • Kluster Transformasi Ruang dan Struktur Ruang Soegondo 523; Pukul 15.00 – 16.30 WIB
  • Kluster Ekonomi dan Nilai Komoditas Ruang Soegondo 511/Ruang Baca Departemen Antropologi; Pukul 15.00 – 16.30 WIB

Pembagian kluster bisa dilihat melalui tautan berikut: http://ugm.id/KlusterisasiSemproS1Genap2025

Mahasiswa dimohon untuk mengupload PPT materi Seminar pada link berikut:
http://ugm.id/UnggahMateriSemproGenap2026

.

Rilis Berita

  • Pengumuman Seleksi Tridem Freiburg-Koln 2026
    10 April 2026
  • Pengumuman Dosen Pembimbing Hasil Seminar Proposal S1 Antropologi Budaya Semester Genap 2025/2026
    10 April 2026
  • Teknis Pelaksanaan Sempro S2 Antropologi Semester Genap 2025/2026
    9 April 2026
  • Teknis Pelaksanaan Sempro S1 Antropologi Budaya UGM Semester Genap 2025/2026
    30 Maret 2026
  • Visiting Lecture: Ageing and Digital Welfare on the German-Polish Border
    13 Maret 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Antropologi

Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Gadjah Mada

Gd. R. Soegondo lt. 5, Jl. Sosiohumaniora 1,
Bulaksumur, Yogyakarta, 55281, Indonesia

Laman Terkait

  • Universitas Gadjah Mada
  • Ujian Masuk UGM
  • Fakultas Ilmu Budaya UGM
  • Kantor Urusan Internasional UGM
  • Perpustakaan UGM
  • SIMASTER UGM
  • Peta Situs

© 2024 Departemen Antropologi FIB UGM